Palestine…


Meninggalkan PALESTINE…

Gerbang PALESTINE

Episode yang sungguh berat dalam hidup ini, meninggalkan teman – teman seperjuangan yang lebih tepat kuanggap sebagai saudara selama kurang lebih hampir 4 tahun.

Banyak cerita, sedih, senang, musuhan, utang – utangan, cita – cita yang kita angankan jika malam tiba dan berkumpul di kamarku yang sempit ukuran 2 x 3, atau dibagian manapun kita berkumpul.

Kenangan manis dan pahit terukir dihati ini, terpatri menjadi suatu prosa kehidupan yang akan kukenang, kelak kuceritakan pada anak cucuku nanti.

Pertemuan kita bukan secara sengaja sobat, tapi sudah digariskan. Dan perpisahan kitapun sudah tertulis. Hanya doa dan harapan yang kita punyai masing – masing untuk melaju diatas nasib masing – masing.

Jalan masih panjang, dan masih ada hari esok yang akan kita lewati. PALESTINE adalah kampus ke duaku,, tempat mendidik sosiatriku, tempat mendidik perasaanku, tempat mendidik kesabaranku, tempat mendidik kemandirianku dan tempat mendidik anganku untuk maju.

Dengan teman – teman yang selama ini bersama, sampai jumpa dihari yang akan datang, dimana kita berjumpa dalam suasana berbeda, dengan keberhasilan ditangan kita masing – masing.

Meninggalkan Palestine..

in memoriam 2005 – 2008

4 thoughts on “Palestine…

  1. PALESTINE
    Subuh 29 januari aku meninggalkan KOS itu dengan sejuta kenangan yang sudah aku patrikan dalam relung hati, tidak ada yang paham kenapa aku memilih kursi duduk paling pinggir setiap naik pesawat, tujuannya agar bisa melihat suasana jogja dari atas, kenangan hidup di kos palestine adalah salah satu goresan sejarah hidup.
    setiap ba’da magrib di kos itu selalu saja ada riakan tawa dan senyum yang mengembang, biasaya kami melakukan saresahan dengan saudara kos setelah sholat magrib, ingin aku mengulanginya, entah kapan….?
    setiap orang punya garis hidup masing2, namun aku ingin ada garis yang menghubungkan garis penghuni kos palestine.
    andaikan ramadhan nanti umur masih ada, mungkin makan sahurku sudah tidak seperti biasanya, tidak makan dengan sayur yang di “daur ulang” sudah tidak ada lagi ronda kamar kos…
    mungkin ada air mata saat makan saur ramadahan nanti
    terimaksih sahabatku
    ano, ali, indra, andi, poer, k-prink, hata, adi, sukri, lanang, love you…

  2. Mungkin sulit sekali untuk mencegah perpisahan terjadi dan sulit sekali untuk mengulang kembali peristiwa yang telah terjadi, namun kenangan itu akan selalu membekas dalam hati dan ak yakin suatu saat nanti kita kan bertemu kembali walaupun bukan dengan kondisi kita yang dulu.

  3. Jujur, ak masih kangen dengan masa2 kita masih di palestine (apalagi awal2 tahun kita disana). Jalan selalu bersama, berbagi cerita bersama, dan yang pasti kenangan itu masih merekat erat di dalam diriku…..
    Kadang ku bertanya, kapan kita bisa bersama lagi, bersama main game, bersama nonton film, bersama tidur pagi dan bersama bangun kesiangan…….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s