Poetry


Beberapa puisi yang pernah tak bikin waktu sengang dan banyak ngalamun dulu waktu muda .

Sebuah Kata Cemas

Hatiku berbunga
Sedang kuncup menunggu mekar
Menunggu senyumnya dibalik gelisahku
Mengokohkan tangkai keyakinanku
Untuk bersemi dalam suatu bahtera yang megah
Kunantikan saat – saat terbaik dalam hidupku
Berlayar diatas samudera
Dalam pasang, surut, gelombang maupun tenang
Aku menunggu di pelabuhan ini sampai saatnya nanti
Dan akupun tahu jika kau masih ragu
Ragu akan siapa diriku
Kau bertanya mengapa aku memilihmu ?
Kau tak tahu bahwa senyummu menenangkan aku
Jika saja engkau mengetahuinya bahwa aku benar adanya untuk mencintaimu seiring sejalan
Dan keyakinanmu itu yang membuat aku tegar untuk melangkah
Melangkah untuk menjemputmu disuatu saat
Hingga waktu itu tiba
Dan akan ku siapkan diriku untuk menunggu di sini,
Di pelabuhan yang sedang aku bangun dan aku harap kau datang membantu saat badai datang…….

jogja, kamar kos pak basuki, 01.30, 25 Agt 2004

V E N U S

Oh… Venus yang menari ditepian hari
Rangkum hati dengan belaian nada – nada yang dilantukan
Dari harpa selir neptunus

Oh… Venus yang bermahkota bintang – bintang dari nebula
Dingin kan hatiku dengan air yang mengalir
Dari sungai orion

Oh … Venus yang bertahta disamping luna
Perhatikan aku dari balik andromeda
Yang bersinar terang di siang dan malam

Serang, 25 Februari 2003, puisi ini pernah diminta sama qonita.

4 thoughts on “Poetry

  1. yang “sebuah kata cemas” bgs loh

    Melangkah untuk menjemputmu disuatu saat
    Hingga waktu itu tiba
    Dan akan ku siapkan diriku untuk menunggu di sini,
    Di pelabuhan yang sedang aku bangun dan aku harap kau datang membantu saat badai datang…….

    hehehe…. bgs deh…

  2. tengkyu… tengkyu. itu puisi tak bikin buat calon ceweku yang duluuuuuuu banget, tapi kita kepisah pas udah lulus dan nggak ketemu lama…. hingga akhirnya belum ketemu juga sampe sekarang.

  3. jangan terlalu diingat memori yang lalu no.. BERBAH*** ntar kalo siitu tau.. bisa perang dingin..

    “Dan keyakinanmu itu yang membuat aku tegar untuk melangkah
    Melangkah untuk menjemputmu disuatu saat”
    aku suka yang ini
    HASVAN BANGET…

  4. Menunggu senyumnya dibalik gelisahku
    Mengokohkan tangkai keyakinanku
    Untuk bersemi dalam suatu bahtera yang megah
    Kunantikan saat – saat terbaik dalam hidupku
    Berlayar diatas samudera
    Dalam pasang, surut, gelombang maupun tenang
    Aku menunggu di pelabuhan ini sampai saatnya nanti
    Dan akupun tahu jika kau masih ragu
    Ragu akan siapa diriku
    Kau bertanya mengapa aku memilihmu ?
    Kau tak tahu bahwa senyummu menenangkan aku
    Jika saja engkau mengetahuinya bahwa aku benar adanya untuk mencintaimu seiring sejalan

    kamu tau kenapa kau ngulang kalimat itu kan no’???
    its make me sad…hiks:(

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s