Artisan Eterische Olie

Wake up!!! Suatu pagi suatu suara membangunkan ku entah dari mana datangnya suara tersebut. Kejadian itu terjadi beberapa waktu lalu ketika jengah melanda setelah sekian bulan produktivitas diri ini mogok. Tersadar dari hibernasi saya menemukan suatu gagasan membranding ulang usaha saya supaya lebih fresh.

Ya ini branding baru dari Orizho saya, artisan essential oil. kenapa memilih untuk artisan? karena memang saya melakukannya secara skala kecil dan sesuai kebutuhan. Dengan metode ini saya dapat menjaga kualitas minyak atsiri lebih prima.

Artisan Essential Oils are Essential Oils that are produced in an eco-ethical manner by small grower/harvesters who do their own production to the highest of standards specifically for the aromatherapy and healing arts communities.

Dan voala, akhirnya membuahkan hasil juga, ternyata membranding suatu usaha itu juga penting dan berpengaruh pada penjualan. produk Orizho semakin dikenal dan di akui oleh pelanggan di berbagai penjuru dunia, dan hampir semuanya pengguna untuk aromatherapy ataupun untuk penyembuhan secara alternative.

Salah satu pengguna dari Orizho adalah Andrea Butje, beliau adalah pakar aromatherapy dari Amerika, berikut testimoni dari minyak yang digunakan :

Such lovely oils! I especially am fond of the curcuma mangga and curcuma heyneana oils, both of them are great! I like the patchouli a lot and your right it is less woody, but rich and lovely. The vetiver is different than what I have been exposed to, the aroma is lighter, less intense.   ~ Andrea Butje, Owner and Instructor on Aromahead Institute , Florida, USA.

Hampir 90% produk yang dihasilkan di Orizho merupakan minyak atsiri jarang atau bisa disebut dengan bahasa lain rare essential oils. Karena pengumpulan koleksi minyak melalui penelitian yang cukup panjang dan berasal dari berbagai pelosok di Indonesia.

Orizho juga mementingkan ke Natural an bahan baku, seperti bebas pestisida ataupun pupuk kimia. kami mendorong petani daerah untuk lebih memilih sistem organik, karena dengan sistem tersebut lebih menguntungkan untuk jangka panjang.

Distiller Love Letter

Sayangku,
ketika kau kominusi hatiku
supaya glandula glandula cintaku pecah bertebaran
sehingga mudah kau distillasi bersama cintamu…
semua menjadi satu sayangku, saat melewati panjangnya liukan kondensor cinta kita bersatu
dan menjelma menjadi sebagai cinta therapetic grade setalah melewati separator kehidupan

Sayangku,
tak perlu lagi kau fraksinasi hatiku,
ketahuilah, hatiku sudah dalam keadaan purified saat mengenalmu
Dan untukmu hatiku hanya satu kondisi… terpenless dan sesquiterpenless

Sayangku,
Tempatkan cintaku di cintamu
jagalah suhu emosi dan hindarkan dari cahaya kecemburuan
sehingga cinta kita tidak mengalami degradasi dan dekomposisi
percayalah padaku, aku fine chemical

Bantul, 28 Juni 2011
Atas Kecintaankku padamu…

Tetaplah jadi amal yang tak terputus untuk bapak No..

Pesan yang singkat dari seorang sahabat, tapi dalem banget dan wah nggak sanggup berkata- kata lagi….

Intinya adalah harus jadi anak yang sholeh…

Tetaplah jadi amal yang tak terputus untuk bapak No…!

“Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah:

Robbirhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo

“Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.” [Al Israa’:24]

Robbanaghfir lii wa lii waalidayya wa lilmu’miniina yawma yaquumul hisaab

“Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat).” [Ibrahim:14]

Robbighfir lii wa li waalidayya wa li man dakhola baytiya mu’minan wa lilmu’miniina wal mu’minaati wa laa tazidizh zhoolimiina illa tabaaro

“Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan.” [Nuh:28]

Robbighfir lii wa li waalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo

“Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku dan kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.”

Special buat ke dua oratu ku di awal Ramadhan :

Festival Jamu 2011

Assalam…

Sejak tanggal 20 Kemarin ada festival Jamu di Pendopo Kraton Yogyakarta.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

aku bareng mas arief rifai main – main kesana, cuman sayang karena datengnya kesiangan jadinya sepi, tapi apa emang sepi ya…heheh ada beberapa vendor jamu besar yang ikut dalam pameran ini, selain itu juga ditampilkan beraneka bahan jamu dari seluruh  Nusantara…

Pas pameran aku beli tanaman Zodia… aku tertarik tanaman ini pertama kali waktu berkunjung ke Rumah Ibu RA. Etik di  daerah Bogor. Tanaman ini memiki bau yang khas sekali dan berfungsi sebagai mosquito reppelent, selain lavender…

disana juga ada yang jual kerak telor.. wuidih ngiler tapi cuman bawa duit 3 lembar duarebuan hehehe jadi ga beli dah…

secara garis besar pameran ini cukup oke… melestarikan khasanah Budaya Nusantara…

Salam,

Martsiano

Atsiri Journey at Sulawesi part Sulbar

Whoala…. apa kabar lagi ni… saya mau cerita tentang perjalanan saya menyusuri Sulawesi Barat dan Tengah bersama bung Qadri Donkz dan Abang Juju Eka Yatna. setelah 1 bulan berselang kembali dari Jawa atau tepatnya Yogyakarta, akhirnya diriku kembali ke Sulawesi lagi. setelah kemarin mengunjungi  Sultra yang memiliki akses jalan yang naudzubilah mindzalik. hehehe (semoga pemprov setempat sadar diri).

Hujannya lebat sekali

Perjalanan kali  ini di iringi hujan yang cukup lebat sepanjang perjalanan menuju Majene SulBar,perlu anda ketahui bahwa SulBar ini merupakan provinsi Baru. sebelum sampai di Majene, biasa kita mampir di warung makan yang lumayan enak di ParePare tempat kelahiran B.J. Habibie, Ikan Bandengnya gede2.  Tujuan pertama adalah menghampiri rumah saudaranya Bang Juju di Majene. Kami disana disambut sama Ketua Forum DAS SulBAr Bapak Eko (sodarana bang Juju), kami berbicara panjang lebar tentang pengembanganminyak atsiri, khususnya nilam. karena saat itu disana sedang demam sama tanaman nilam. saya mencoba mengarahkan  memberi masukan untuk komoditi atsiri lainnya yang sudah ada di SulBar, seperti Pala dan Cengkeh.

Kami menginap semalam di Majene, lalu paginya melanjutkan perjalanan menuju Mamuju. Perjalanan kali ini kami menelusuri pantai barat Sulawesi dimana banyak sekali pohon Kelapa dan anak2 sungai, dan memang pantas karena Zaman dahulu kala di daerah SulBar ini terdapat 7 Kerajaan yang berada di anak sungai(bahasa aselinya lupa apaan).

Indahnya alam ini

Habis melakukan Ritual

Saat dalam perjalan saudara bang Juju juga melakukan ritual ketika melewati sungai (muara) yang bertemu dengan laut, menurut mereka biar slamet. oke deh.. aku foto2 aja :D.

Saat saya di SulBar belum ada penyulingan, baru desas desus mau mendirikan penyulingan, makanya disini saya tidak foto2 penyulingannya. Sampai di Mamuju jam 12 Siang, kami disuguhi makan siang yaitu Jintek sejenis udang kecil yang di oseng2 rasanya enak sekali, pingin nambah tapi malu. Berikut penampakan si Jintek :

Jintek, makanan khas Mamuju

Setelah kami kenyang akhirnya kami melanjutkan perjalan menuju Sulawesi Tengah, namun kami agak was – was mengingat sebelum perjalanan di wanti-wanti hati hati kalo lewat daerah Tikke, katanya banyak penjambret, perampok yang kejam di daerah kebon sawitnya… hhhuhu merinding bulu romanku sambil siap-siap dongkrak, kunci segitiga, golok (ini ada gaya waktu itu???)

Sepanjang perjalanan kali ini kami mulai masuk ketengah, sungai besar yang terhampar dan kanan kiri yang banyak sekali tambak pantesan orang sini kaya kaya…. saat memasuki wilayah ………. (lupa namanya) saya dan tim (cieh) melihat perkebunan jeruk purut (citrus histrix) yang merupakan salah satu komoditi minyak atsiri.

Ladang Jeruk

Setelah mampir sebentar, kami pun melanjutkan perjalan dengan ngebut sengebutnya berharap melewati Tikke sebelum gelap. dan akhirnya kami sampai di Palu jam 12 malam, menuju rumah Bang Zulkifli Tanigau. tapi sebelumnya kita mampir makanmakan di pantainya hehehe sekian dulu deh… duh masih diare…

Mimpi saya saat ini cukup sederhana

Belajar membuat Perfume

Yups… bermimpi berada di ruangan itu sambil mendengarkan penjelasan master tentang bagaimana cara memblending perfume yang benar, menciptakan suatu sensasi aroma baru, mengenali penggunaan senyawa kimia dalam bau.

Banyak sekali hal2 yang ingin diketahui, bagaimana bisa suatu komponen dapat meluluh lantakkan ego seseorang, atau satu komponen senyawa mempengaruhi emosi orang…. maaak aku pingin ning ra duwe duit (english : bla bla wek wek ).

ini bau apa?

Hehehe cukup sederhana : hanya memenuhi keingintahuan saya saat ini tentang essential oil dan segala yang berkaitan… semoga diberkahi ilmunya…