Pengolahan minyak atsiri bunga


Artisan Eterische Olie

Wake up!!! Suatu pagi suatu suara membangunkan ku entah dari mana datangnya suara tersebut. Kejadian itu terjadi beberapa waktu lalu ketika jengah melanda setelah sekian bulan produktivitas diri ini mogok. Tersadar dari hibernasi saya menemukan suatu gagasan membranding ulang usaha saya supaya lebih fresh.

Ya ini branding baru dari Orizho saya, artisan essential oil. kenapa memilih untuk artisan? karena memang saya melakukannya secara skala kecil dan sesuai kebutuhan. Dengan metode ini saya dapat menjaga kualitas minyak atsiri lebih prima.

Artisan Essential Oils are Essential Oils that are produced in an eco-ethical manner by small grower/harvesters who do their own production to the highest of standards specifically for the aromatherapy and healing arts communities.

Dan voala, akhirnya membuahkan hasil juga, ternyata membranding suatu usaha itu juga penting dan berpengaruh pada penjualan. produk Orizho semakin dikenal dan di akui oleh pelanggan di berbagai penjuru dunia, dan hampir semuanya pengguna untuk aromatherapy ataupun untuk penyembuhan secara alternative.

Salah satu pengguna dari Orizho adalah Andrea Butje, beliau adalah pakar aromatherapy dari Amerika, berikut testimoni dari minyak yang digunakan :

Such lovely oils! I especially am fond of the curcuma mangga and curcuma heyneana oils, both of them are great! I like the patchouli a lot and your right it is less woody, but rich and lovely. The vetiver is different than what I have been exposed to, the aroma is lighter, less intense.   ~ Andrea Butje, Owner and Instructor on Aromahead Institute , Florida, USA.

Hampir 90% produk yang dihasilkan di Orizho merupakan minyak atsiri jarang atau bisa disebut dengan bahasa lain rare essential oils. Karena pengumpulan koleksi minyak melalui penelitian yang cukup panjang dan berasal dari berbagai pelosok di Indonesia.

Orizho juga mementingkan ke Natural an bahan baku, seperti bebas pestisida ataupun pupuk kimia. kami mendorong petani daerah untuk lebih memilih sistem organik, karena dengan sistem tersebut lebih menguntungkan untuk jangka panjang.


Distiller Love Letter

Sayangku,
ketika kau kominusi hatiku
supaya glandula glandula cintaku pecah bertebaran
sehingga mudah kau distillasi bersama cintamu…
semua menjadi satu sayangku, saat melewati panjangnya liukan kondensor cinta kita bersatu
dan menjelma menjadi sebagai cinta therapetic grade setalah melewati separator kehidupan

Sayangku,
tak perlu lagi kau fraksinasi hatiku,
ketahuilah, hatiku sudah dalam keadaan purified saat mengenalmu
Dan untukmu hatiku hanya satu kondisi… terpenless dan sesquiterpenless

Sayangku,
Tempatkan cintaku di cintamu
jagalah suhu emosi dan hindarkan dari cahaya kecemburuan
sehingga cinta kita tidak mengalami degradasi dan dekomposisi
percayalah padaku, aku fine chemical

Bantul, 28 Juni 2011
Atas Kecintaankku padamu…


Ayah Aku Mohon Maaf


Dan pohon kemuning akan segera kutanam
Satu saat kelak dapat jadi peneduh
Meskipun hanya jasad bersemayam di sini
Biarkan aku tafakkur bila rindu kepadamu

Walau tak terucap aku sangat kehilangan
Sebahagian semangatku ada dalam doamu
Warisan yang kau tinggal petuah sederhana
Aku catat dalam jiwa dan coba kujalankan

Meskipun aku tak dapat menungguimu saat terakhir
Namun aku tak kecewa mendengar engkau berangkat
Dengan senyum dan ikhlas aku yakin kau cukup bawa bekal
Dan aku bangga jadi anakmu

Ayah aku berjanji akan aku kirimkan
Doa yang pernah engkau ajarkan kepadaku
Setiap sujud sembahyang engkau hadir terbayang
Tolong bimbinglah aku meskipun kau dari sana

Sesungguhnya aku menangis sangat lama
Namun aku pendam agar engkau berangkat dengan tenang
Sesungguhnyalah aku merasa belum cukup berbakti
Namun aku yakin engkau telah memaafkanku

Air hujan mengguyur sekujur kebumi
Kami yang ditinggalkan tabah dan tawakkal

Ayah aku mohon maaf atas keluputanku
Yang aku sengaja maupun tak kusengaja
Tolong padangi kami dengan sinarnya sorga
Teriring doa selamat jalan buatmu ayah tercinta

lagu Ebiet G Ade


Meningkatkan Presentasi PA pada Nilam

Sesuai judulnya, sekarang saya mau bahas tentang bagaimana meningkatkan nilai presentasi Patchouli Alcohol dalam minyak nilam. Seperti kita ketahui bahwa PA merupakan senyawa marker atau penanda pada minyak nilam. Keberadaan presentasinya mempengaruhi nilai jual beli minyak ini (di luar naik turunnya harga hehehe).

Sudah banyak yang mencoba mengembangkan varietas  baru dalam tanaman nilam ini, dan sebagian besar mengembangkan melalui jalur budidaya. disini saya mau mengutarakan hasil penelitian saya dan teman2 di Pusat Study Minyak Atsiri UII dalam meningkatkan nilai PA dari segi pasca panen dan produksi.

Dari hasil peneitian yang dilakukan, kami mendapatkan peningkatan nilai PA yang cukup signifikan. Dengan mengembangkan teknik water bubble distillation  yang sudah dikembangkan sebelumnya oleh Prof. Dr. Hans J Siwon, kami mendapatkan Angka PA diatas rata2 yakni sekitar angka 43% dengan bahan baku dari Jepara yang rata- rata memiliki Angka PA di kisaran 27 – 31%.

 Peak 16 dan 17 merupakan kromatogram dari senyawa Patchouli alkohol dengan kadar 43%.

Teknik water bubble ini menggunakan uap panas untuk mendidihkan air dalam retort (dalam hal ini sebenarnya dasarnya adalah water distillation) kemudian diberikan pengaduk didalamnya sehingga material yang disuling bergerak sempurna. fungsi gerakan dari material supaya pengangkatan minyak oleh uap air lebih sempurna dan merata. Minyak yang dihasikan nantinya lebih kental alias viskositasnya lebih tinggi.

Selain itu juga pada proses pra produksi atau waktu penyiapan bahan. Material yang akan di suling sebaiknya di kominusi (rajang kecil2) terlebih dahulu, namun ada baiknya di kominusi setelah kering angin, jangan terlalu kering. Ada baiknya di gantung jangan jemur langsung di terik matahari (kebanyakan di daerah Sulawesi dijemur langsung dan dicacah saat basah).

PEnjemuran yang baik

Setelah di kominusi, ada baiknya untuk dilakukan fermentasi kecil, namun jangan terlalu lama (jangan sampai busuk). perlakuan fermentasi ini akan meningkatkan kadar dan memberikan aroma yang lebih manis terhadap minyak nilam, berikut percakapan saya dengan Robert Seidel pemiliki The Essential Oil Company  yang juga menyarankan penggunaan fermentasi :

Penjelasan fermentasi ada di akhir screen shoot

Perlakuan tersebut sudah berlaku di India, dan menurutnya itu merupakan alasan mengapa aroma India saat ini mulai disukai di US. dan bila dicoba mungkin akan memberikan dampak yang baik bagi perkembangan kualitas minyak nilam Indonesia. Selamat mencoba.

* Percobaan penyulingan skala lab by : Resi Arie Andhini, S.Si  Ilmu Kimia UII 2006

*Percobaan semi industri by : Martsiano


Lagi Pingin Romantis

Sebuah Pernyataan

Seperti adanya aku melihat dirinya sebagai perempuan yang aku cintai tak kuhiraukan segala bentuk fisik yang dicemoohkan banyak orang kepadanya, karena aku tahu dia lebih dari sekedar wanita yang aku cintai, wanita yang selalu memiliki warna di tiap hari – harinya, wanita yang selalu mengerti dimana dia harus berada dalam setiap situasi dan kondisi. Aku temukan dia dikehampaan hatiku yang selama ini terajut menyelimuti jantung hatiku dan hampir beku. Dia yang menopangku saat aku tertekan dan dia pula yang selalu memperingatkanku saat aku dalam bahaya, wanita ini yang kucintai dalam segala hal. Aku membencinya saat membuat rinduku menyelubungi seluruh isi jiwaku, dimana aku jauh darinya dan terpisah oleh kata yang membuat aku gelisah dalam hari hariku hingga aku anggap dunia tak lagi berputar.

Garis wajahnya yang menyerang disetiap titik simpul syarafku membuat aku lumpuh dan tak berdaya. Ingin kubunuh dia saat memberi derita itu kepadaku,memberi beban berat dalam jiwa ini. Namun derai nada nada cinta yang membuatku urung membunuhnya karena dia yang menggoyahkan keras hati ini, saat aku sulit untuk tersenyum dia datang untuk membuat aku tergelak dan tertanam dalam dunia.

Erni,Dia yang selama ini membuatku luluh dan jatuh dalam pelukan kasih sayangnya,terkapar menahan cintanya yang dahsyat yang dia curahkan padaku dalam setiap detik, menit, dan waktu – waktunya. Dalam setiap senyumnya,bahasa tubuhnya dan setiap patah kata yang keluar dari lisannya membuatku terpesona untuk terus ada di sampingnya hingga umur menuju senja dan tenggelam di ufuk barat. Saat ini aku tak ingin kehilangan dia meskipun bundanya melarangku dengan setiap normanya untuk mendekati buah hatinya itu, aku   hanya bisa bersabar dan terus bergerilya hingga janur kuning terpasang di atas rumah kami nanti.

Saat ini hanya bisa kuterimakan apa apa yang bisa aku lakukan, yaitu mencintainya sepenuh hatiku dalam setiap waktuku dan setiap gerak tubuhku. Dan saat ini juga aku hanya bisa berharap dia juga mencintaiku sepenuh hatinya dan memperhatikan setiap alur hidBulan sabit yang tertutup awan tipis putih membuat malam kali ini sayu, sesayu diriku yang merindukannya di bawah belaian angin malam sembari menghayalkan masa masa indah kami di suatu saat di masa yang akan datang. Banyak yang sudah kami rencanakan untuk hidup bersama, mengarungi samudera kehidupan dengan bahtera yang sederhana namun nyaman dan penuh bahagia. Hatiku berbunga sedang kuncup menunggu mekar, menunggu senyumnya dibalik gelisahku mengokohkan tangkai keyakinanku untuk bersemi dalam suatu bahtera yang megah, kunantikan saat – saat terbaik dalam hidupku berlayar diatas samudera dalam pasang, surut, gelombang maupun tenang. Aku menunggu di pelabuhan ini sampai saatnya nanti dan akupun tahu jika kau masih ragu, ragu akan siapa diriku.Kau bertanya mengapa aku memilihmu ? Kau tak tahu bahwa senyummu menenangkan aku, jika saja engkau mengetahuinya bahwa aku benar adanya untuk mencintaimu seiring sejalan!. Dan keyakinanmu itu yang membuat aku tegar untuk melangkah,melangkah untuk menjemputmu disuatu saat hingga waktu itu tiba, dan akan ku siapkan diriku untuk menunggu di sini,di pelabuhan yang sedang aku bangun dan aku harap kau datang membantu saat badai datang. Selalu menemaniku,itu yang aku harapkan darimu saat kita muda dan tua, yang aku harapkan kita kan bercerita masa muda kita pada cucu kita nanti, diatas kursi goyang kita lantunkan lagu – lagu kenangan. Saat kau rebahkan masa tuamu dalam ketidakberdayaan rentaku, aku ingin kita selalu seiring sejalan.Sanggupkah kita bertahan selama itu ? Sedangkan badai selalu menghantam kita dari kiri, kanan, depan dan belakang. Andai saja hidup semudah yang kita bayangkan, semua akan kita lalui dengan sukacita dan kegembiraan yang memanjang, tapi itu semua hanya angan dan mimpi yang harus kita kubur dalam – dalam agar tak merusak tujuan hidup kita!!! Gadisku,kira – kira hanya ini yang aku rasakan saat ini. Kehidupan ini sudah ada yang mengatur sebelum kita dilairkan di dunia ini, bahkan sebelum alam semesta ini terbentuk. Aku takkan mengingkarinya,seperti halnya jika kau memang bukan tercipta untukku, tapi aku tidak akan berhenti berharap, untuk mengharapkanmu untuk menjadi pendamping hidupku.

***

I N G A T K A H ???

             Erniku, ingatkah engkau saat kali pertama berjumpa?. Aku masih ingat saat kau tertunduk malu dibawah balutan lembut jilbabmu, membawa pesonamu itu menelisik bagian paling dalam hatiku. Kau tahu, bahwa aku merasakan hal yang menakjubkan hari itu seolah ada yang menamparku dengan sayap sayap cinta.

Akhirnya aku jatuh dalam perasaan yang terus menghantuiku untuk memimpikanmu, dan aku coba unuk meraihmu dalam mimpi itu untuk aku sandingkan dalam hatiku bersama binar binar cinta yang kian memerah jambu.

Kau datang mengisi kekosongan jiwaku, yang sudah lama tak tersentuh keindahan cinta wanita, hari itu kau membuatku hidup dalam cahaya baru,    dan kau yang menerangi dengan lentera cintamu itu.

Aku temukan jalan baru untuk aku telusuri dan aku berharap menemukan ujungnya dalam kebahagiaan bukan suatu kesedihan apa lagi kematian. Aku tidak mau sampai seperti itu, apalagi kehilangan orang yang ku cintai.

Erniku, pijar bintang di malam yang dingin menghantarkan aku menuju peraduan untuk memimpikanmu menjadi istriku, aku berharap semua itu akan terkabul. Waktu itu aku masih takut untuk mendekatimu untuk menawarkan suatu hal yang sangat berarti bagiku yaitu, maukah Kau menjadi istriku???

Dan ketika kau mersakan hal yang sama denganku, hati ini merekah bak bunga di musim semi, bahagiaku tak terkira saat itu hingga aku selalu tersenyum sendiri sembari memandang langit langit kamarku yang sempit dan gelap tak lupa ku khayalkan wajahmu disana saat menjadi istriku dan mengurus anak anak kita, oh indahnya….

Hari berganti dan waktu terus berjalan hatiku makin terikat oleh hatimu dan pertautan diantara kita kian lekat, aku tak sanggup jauh darimu dan selalu memikirkanmu saat kau jauh. Selalu ada perasaan khawatir saat kau jauh dan tak terlihat olehku.

Bayanganmu selalu menari nari diatas imajiku dan itu terus berlangsung hingga saat ini, kian lama aku kian Cinta dan itu tak bisa di elakkan lagi dari kehidupanku sekarang.

Ingatkah saat kita melanggar norma norma dalam kultur kita yang membuat kita tersudut dan susah untuk bergerak kemanapun? Aku ingat saat kau menangis menahan beban yang pernah kita lalui itu, beban yang berat bagimu yang belum pernah kau alami sebelumnya, beban yang tidak seperti adanya, seperti yang sudah kukatan bahwa badai akan menyerang kita dari kiri, kanan, depan, belakang atas dan bawah. Tapi aku salut padamu wahai mutiaraku, kau mampu menahannya sekuat hatimu dan kau masih tampak tegar berdiri diantara badai itu, kau sekokoh karang di pantai, tapi aku tidak ingin kau terkikis oleh masalah masalah yang menghantui kita. Biarkan masalah itu berlalu kemana ia suka, kita ikuti saja apa maunya tak usah kita hiraukan apa apa yang membuat hidup kita susah dan menghilangkan prinsip hidup kita. Disini aku tak ingin mengajarkan kau menjadi sesosok orang yang idealis, karena menurutku tidak ada orang yang idealis di dunia ini, tapi aku hanya ingin kau menjadi sesosok manusia yang dinamis hingga membuat hari harimu nampak berbeda dengan orang lain, dan jujur saja itu yang membuatku bahagia untuk terus mencintaimu.

Erniku, ingatkah saat kau kupertemukan dengan bundaku? Saat kau merajuk untuk kembali pulang karena kau malu. Aku tertawa sendiri saat mengingat kejadian itu kau layaknya anak kecil yang merajuk dibelikan mainan, tapi aku senang melihatmu seperti itu, karena dibalik ketegaranmu, tersimpan pula sifat manjamu dan kanak kanakmu.Masa masa indah itu akan terkenang dalam memoriku untuk waktu yang cukup lama nanti, mungkin bila sempat akan kuceritakan pada anak cucuku.

Erniku, ingatkah bahwa waktu akan terus berlalu dan kita tidak tahu apa yang akan terjadi bila kita diam saja? Dan ketika bintang di luar angkasa telah meninggalkan orbitnya dan meluncur menuju ke bumi, dia tidak tau dimana dia akan jatuh, yang dia tahu dia akan hancur lebur diterima oleh bumi. Itu semua sudah digariskan dan kita hanya patut untuk berusaha sebaik mungkin.

Erniku, ingatkah kamu untuk mengingat sesuatu yang harus kau ingat???? Bahwa aku mencintaimu!!!

***

Hari ini indah dan aku ingin seterusnya memiliki hari hari indah ini dengan kau ada disampingku untuk bahagia bersama. Aku tak ingin berhayal dan berangan terlalu tinggi, aku hanya ingin hidup bahagia bersama istriku dan anak anakku.

Kamar Kost 5 Tahun Yang lalu…..

                    


Tetaplah jadi amal yang tak terputus untuk bapak No..

Pesan yang singkat dari seorang sahabat, tapi dalem banget dan wah nggak sanggup berkata- kata lagi….

Intinya adalah harus jadi anak yang sholeh…

Tetaplah jadi amal yang tak terputus untuk bapak No…!

“Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah:

Robbirhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo

“Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.” [Al Israa’:24]

Robbanaghfir lii wa lii waalidayya wa lilmu’miniina yawma yaquumul hisaab

“Ya Tuhan kami, beri ampunlah aku dan kedua ibu bapaku dan sekalian orang-orang mukmin pada hari terjadinya hisab (hari kiamat).” [Ibrahim:14]

Robbighfir lii wa li waalidayya wa li man dakhola baytiya mu’minan wa lilmu’miniina wal mu’minaati wa laa tazidizh zhoolimiina illa tabaaro

“Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku, orang yang masuk ke rumahku dengan beriman dan semua orang yang beriman laki-laki dan perempuan. Dan janganlah Engkau tambahkan bagi orang-orang yang zalim itu selain kebinasaan.” [Nuh:28]

Robbighfir lii wa li waalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanii shoghiiroo

“Ya Tuhanku! Ampunilah aku, ibu bapakku dan kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil.”

Special buat ke dua oratu ku di awal Ramadhan :


Festival Jamu 2011

Assalam…

Sejak tanggal 20 Kemarin ada festival Jamu di Pendopo Kraton Yogyakarta.

This slideshow requires JavaScript.

aku bareng mas arief rifai main – main kesana, cuman sayang karena datengnya kesiangan jadinya sepi, tapi apa emang sepi ya…heheh ada beberapa vendor jamu besar yang ikut dalam pameran ini, selain itu juga ditampilkan beraneka bahan jamu dari seluruh  Nusantara…

Pas pameran aku beli tanaman Zodia… aku tertarik tanaman ini pertama kali waktu berkunjung ke Rumah Ibu RA. Etik di  daerah Bogor. Tanaman ini memiki bau yang khas sekali dan berfungsi sebagai mosquito reppelent, selain lavender…

disana juga ada yang jual kerak telor.. wuidih ngiler tapi cuman bawa duit 3 lembar duarebuan hehehe jadi ga beli dah…

secara garis besar pameran ini cukup oke… melestarikan khasanah Budaya Nusantara…

Salam,

Martsiano


Atsiri Journey at Sulawesi part Sulbar

Whoala…. apa kabar lagi ni… saya mau cerita tentang perjalanan saya menyusuri Sulawesi Barat dan Tengah bersama bung Qadri Donkz dan Abang Juju Eka Yatna. setelah 1 bulan berselang kembali dari Jawa atau tepatnya Yogyakarta, akhirnya diriku kembali ke Sulawesi lagi. setelah kemarin mengunjungi  Sultra yang memiliki akses jalan yang naudzubilah mindzalik. hehehe (semoga pemprov setempat sadar diri).

Hujannya lebat sekali

Perjalanan kali  ini di iringi hujan yang cukup lebat sepanjang perjalanan menuju Majene SulBar,perlu anda ketahui bahwa SulBar ini merupakan provinsi Baru. sebelum sampai di Majene, biasa kita mampir di warung makan yang lumayan enak di ParePare tempat kelahiran B.J. Habibie, Ikan Bandengnya gede2.  Tujuan pertama adalah menghampiri rumah saudaranya Bang Juju di Majene. Kami disana disambut sama Ketua Forum DAS SulBAr Bapak Eko (sodarana bang Juju), kami berbicara panjang lebar tentang pengembanganminyak atsiri, khususnya nilam. karena saat itu disana sedang demam sama tanaman nilam. saya mencoba mengarahkan  memberi masukan untuk komoditi atsiri lainnya yang sudah ada di SulBar, seperti Pala dan Cengkeh.

Kami menginap semalam di Majene, lalu paginya melanjutkan perjalanan menuju Mamuju. Perjalanan kali ini kami menelusuri pantai barat Sulawesi dimana banyak sekali pohon Kelapa dan anak2 sungai, dan memang pantas karena Zaman dahulu kala di daerah SulBar ini terdapat 7 Kerajaan yang berada di anak sungai(bahasa aselinya lupa apaan).

Indahnya alam ini

Habis melakukan Ritual

Saat dalam perjalan saudara bang Juju juga melakukan ritual ketika melewati sungai (muara) yang bertemu dengan laut, menurut mereka biar slamet. oke deh.. aku foto2 aja :D .

Saat saya di SulBar belum ada penyulingan, baru desas desus mau mendirikan penyulingan, makanya disini saya tidak foto2 penyulingannya. Sampai di Mamuju jam 12 Siang, kami disuguhi makan siang yaitu Jintek sejenis udang kecil yang di oseng2 rasanya enak sekali, pingin nambah tapi malu. Berikut penampakan si Jintek :

Jintek, makanan khas Mamuju

Setelah kami kenyang akhirnya kami melanjutkan perjalan menuju Sulawesi Tengah, namun kami agak was – was mengingat sebelum perjalanan di wanti-wanti hati hati kalo lewat daerah Tikke, katanya banyak penjambret, perampok yang kejam di daerah kebon sawitnya… hhhuhu merinding bulu romanku sambil siap-siap dongkrak, kunci segitiga, golok (ini ada gaya waktu itu???)

Sepanjang perjalanan kali ini kami mulai masuk ketengah, sungai besar yang terhampar dan kanan kiri yang banyak sekali tambak pantesan orang sini kaya kaya…. saat memasuki wilayah ………. (lupa namanya) saya dan tim (cieh) melihat perkebunan jeruk purut (citrus histrix) yang merupakan salah satu komoditi minyak atsiri.

Ladang Jeruk

Setelah mampir sebentar, kami pun melanjutkan perjalan dengan ngebut sengebutnya berharap melewati Tikke sebelum gelap. dan akhirnya kami sampai di Palu jam 12 malam, menuju rumah Bang Zulkifli Tanigau. tapi sebelumnya kita mampir makanmakan di pantainya hehehe sekian dulu deh… duh masih diare…


Mimpi saya saat ini cukup sederhana

Belajar membuat Perfume

Yups… bermimpi berada di ruangan itu sambil mendengarkan penjelasan master tentang bagaimana cara memblending perfume yang benar, menciptakan suatu sensasi aroma baru, mengenali penggunaan senyawa kimia dalam bau.

Banyak sekali hal2 yang ingin diketahui, bagaimana bisa suatu komponen dapat meluluh lantakkan ego seseorang, atau satu komponen senyawa mempengaruhi emosi orang…. maaak aku pingin ning ra duwe duit (english : bla bla wek wek ).

ini bau apa?

Hehehe cukup sederhana : hanya memenuhi keingintahuan saya saat ini tentang essential oil dan segala yang berkaitan… semoga diberkahi ilmunya…


Kalo Laku Dijual….Hehehe

Iseng – iseng cek sebuah situs, ternyata web blog ku kalo dijual laku segini nih…

Kalo Laku Dijual

HArga Web Blognya $5391.3 atau kalo di kurskan 87oo rupiah jadinnya kurang lebih 46 jutaan…. Itupun kalo ada yang mau mbayari hehehe… dan kalo laku dijual rencananya mau bikin kandang beli bahan baku bikin empang wuaaaaa Indahnya perencanaan


Cerita tentang Papa ku

Well terhitung tanggal 22 Februari 2011 saya termasuk golongan anak yatim hehhe, hampir saja kemarin ndak nemuin Papa karena sebelumnya masih ada di seberang pulau jawa tepatnya di Kolaka utara Sulawesi Tenggara…. Kabar dari ibu malam jumat membuat hati getir dan was – was…. namun akhirnya sampai juga di Serang tempat kediaman…

Dan sejak tanggal 22 Feb 2011 itu pula saya resmi menjadi kepala keluarga yang baru, yang memikul tanggung jawab keluarga saya selanjutnya.

Papa adalah sosok yang lucu, tegas, tukang berantem, sangar dan macem2. sampai hari ini pun masih terkenang di masa- masa akhir sakitnya, masih ceria dan memikirkan keluarga….

Bapak Gua pake Songkok To Bone

Sehari setelah bapak Gua Meninggal Oom ngirim tulisan Via FB, yang bikin tambah bangga aja ama bapak gua ternyata eh ternyata bapak gua emang lain daripada yang lain… nih tulisan dari Oom yang bikin gua terharu …..

innalillahi wa inna ilaihi rajiun.

mas dan mbak-mbak yang ganteng dan cantik, malam ini sekitar pukul 8 masuk kabar bahwa papa telah meninggal dunia. oom tidak terkejut mendengar kabar tersebut karena tante banyak cerita tentang kondisi terakhir papa. mungkin kepergian papa malam ini menuju Sang Khalik sudah digariskan oleh-NYA. kita yang ditinggalkannya hanya dapat mendoakan atas semua kebaikan yang telah dia berikan kepada kita semua, keluarga, dan juga kepada kawan serta saudara-saudara papa. kita juga harus bisa ikhlaskan kepergian papa untuk selamanya.

mas dan mbak-mbak, kepergian papa untuk selama-lamanya mungkin juga menjadi pilihan yang terbaik dari Allah buat keluarga dan kita semua, terutama mama. oom patut acungkan jempol dan bangga kepada mama yang terus mendampingi dan berada di sisi papa setiap saat –baik dalam keadaan senang maupun sedih. dari hari ke hari, papa terus berjuang dengan penyakit yang telah menggerogoti semua kekuatan yang ada pada dirinya. bahkan keluarga pun tak sanggup dan mampu untuk membantu melawan penyakit yang sedang dihadapi oleh papa. meski kekuatan dan daya tahan seseorang ada batasnya, oom melihat –setidaknya dari pertemuan terakhir saat pulang di akhir tahun lalu– papa sepertinya tak ingin dia merasa “kalah dan menyerah” di mata kita dalam perjuangannya melawan penyakit. semangat itulah yang oom lihat saat papa masih sehat dan segar bugar.

mas dan mbak-mbak, saat berkunjung ke mantup dan bertemu dengan papa untuk pertama kali sekaligus yang terakhir kali sejak papa dinyatakan positif terserang kanker, dia sepertinya tak ingin menunjukkan kepasrahan dan kekalahan dirinya terhadap kanker di tubuhnya. papa seperti yang oom kenal selama ini, saat itu seperti yang oom kenal saat dia dalam kondisi segar bugar. dia tak menunjukkan bahwa dia sedang bergelut dan berjuang dengan kanker di dalam dirinya. papa tetaplah pribadi dan kakak yang menyenangkan dalam situasi apa pun. dia tetap tertawa dan menyenangkan kepada siapa pun yang bertamu atau berkunjung ke rumahnya, walau sebenarnya ia merasakan sakit yang amat sangat dalam dirinya. selama oom mengenal papa, tak pernah terbersit sepatah kata pun keluar dari mulut papa tentang keluhan dirinya yang patut diceritakan kepada oom sebagai adiknya. dia selalu menyenangkan kepada adik-adiknya, seperti oom. sepertinya, bagi oom, papa tidak mempunyai masalah selama hidupnya dengan pribadinya yang menyenangkan dan selalu bersemangat menjalani hari.

mas dan mbak-mbak, bagi oom, “warisan” papa kepada keluarga adalah keikhlasan dalam menjalani hidup, tetap bersemangat dalam hidup ini, menyenangkan kepada orang lain atau siapa pun, dan bangga kepada keluarga. dengan semua itulah papa hadir di tengah-tengah kita semua. bagi kita, apa yang selama ini dilakukan dan dikatakan oleh papa menjadi bekal atau pegangan kita semua dalam membangun dan membina hubungan kekeluargaan dan dalam kehidupan sosial. papa –di mata oom– tidak terlihat membeda-bedakan siapa pun dalam bergaul dengannya. papa juga pribadi yang sederhana, menyenangkan dan santun dalam pergaulan.

mas dan mbak-mbak, kepergian papa sekaligus kehilangan buat kita semua tentang papa dan sekaligus kakak yang menjadi panutan dan teladan buat kita semua. papalah yang membuat suasana beku atau sunyi saat kumpul-kumpul dalam keluarga kita menjadi ledakan tawa yang tak tertahankan. ia pandai membangun suasana kegembiraan dalam keluarga. bagi oom, papa juga memperlakukan kalian tidak seperti anak-anaknya, tapi sebagai orang yang setara kedudukannya. itu terlihat jika kalian sedang bercengkrama atau berkumpul di rumah bersama papa. ia juga pribadi yang terbuka terhadap setiap pendapat yang berbeda dari dia. ia juga tuan rumah yang tak bisa menolak setiap tamu yang datang ke rumahnya. dari segala sisi, bagi oom, papa sangat menyenangkan, terbuka terhadap segala pemikiran, dan sebagai pribadi yang memukau dalam berbicara atau berdiskusi. pengetahuannya luas, seluas pergaulannya.

mas dan mbak-mbak, oom hanya memohon, rawat dan jagalah mama seperti kalian merawat dan menjaga papa sepanjang hidupnya. hiburlah mama dan jangan buat dia sedih atas kepergian papa. kini, kalianlah pendamping mama setelah kepergian papa. doa jangan putus setiap saat buat kebaikan papa dan mama. oom dan tante serta adik-adik semua di rumah tetap bangga kepada kalian. kalian bisa tetap tabah, ikhlas, dan berada di sisi papa selama perjuangannya melawan kanker.

Pasien yang revolusioner....

mas dan mbak-mbak, tetaplah bergerak untuk maju seperti apa yang telah dimulai oleh papa terhadap kalian. teruslah berkarya buat keharuman papa-mama sekeluarga. tunjukkan kepada mama bahwa jerih-payah papa dan usahanya buat kebaikan kalian tidak sia-sia sepeninggalnya papa. selesaikanlah semua yang telah dirintis oleh papa, termasuk menuntaskan sekolah kalian. oom yakin bahwa jika semua itu terwujud, papa sangat bangga kepada kalian sebagai buah hatinya.

Aduuuh No Pijitin betis papa No

mas dan mbak-mbak, janganlah berduka terlalu lama dan mengurung diri dalam kesedihan yang berlarut-larut yang hanya membuat kalian tak melakukan sesuatu yang terbaik buat mama sekeluarga. papa tentunya juga tak ingin kalian lakukan seperti itu. tunjukkan bahwa semangat, keceriaan, dan optimisme papa masih kalian miliki. hanya dengan itulah kalian mengisi dan berbuat yang terbaik buat mama dan keluarga tercinta.

salam dan doa dari oom, tante, krisan, dan efa buat almarhum papa, mama dan kalian semua.

Di Lt. 5 JIH mengurangi jenuh saat proses kemoterapi


Atsiri Journey at Sulawesi part SulTra

Assalam….

saking lamanya nggak pernah buka wordpress sampai lupa dimana mau postingnya hehee…. kangen ngetik2 kisah2 hidupku (cieh) ni cerita perjalanan mengenai atsiri di pulau sulawesi. Oh iya sebelumnya bagi yang konsultasi tentang ayam, kura2 dan lain2 di blog ini mohon maaf belum bisa balas dikarenakan sangat sulit mencari koneksi internet disana… kagian hp ku masih tipe nokia 1200 jadi ndak bisa internetan everywhere dan anywhere….

Beberapa minggu yang lalu atau tepatnya beberapa bulan yang lalu gua/saya/aku berkesempatan untuk berkeliling pulau sulawesi untuk tujuan pengembangan minyak atsiri di sana. bermula perjalanan menuju ke Makassar untuk singgah sebentar di tempat Mas dan Pakde, kemudian aku diantar keliling sama Mas Juju Ekayatna naik Xen*a muter2 ke Sulawesi Tenggara… nih penampakan sang transporter :

Ki : Bung Qadrie DOnkz Ka : The Transporter

Hari pertama meluncur ke daerah suli untuk menjemput bang Qadri donkz karena beliau yang ada kenalan di daerah tenggara bersama om 10 Kilo (a.k.a om amirudin, kenapa dia dapet nama 10 Kilo???) jam 12 siang meluncur lewat daerah bantimurung, daerah ini dikenal sebagai kerajaan kupu2 karena banyak sekali kupu2 disini sekaligus tempat wisata, sayang cuma lewat hehe perjalanan melaju terus sampai di daerah camba, wuih disini penuh adrenalin karena jalannya cuma 1,5 meter diapit sama dinding tebing dan jurang curam ditambah dengan yang lewat kebanyak truck tronton…. wahaha senam jantung gak jadi tidur padahal ngantuk banget karena hari sebelumnya harus berangkat dari jogja naik travel ke SBY gara2 adisucipto di tutup, dan semaleman ga bisa tidur karena radiator L300 nya ngadat terus gara2 dipake kebutan buat ngejar penerbangan jam 5 pagi…

Sore hari sampai didaerah sengkang melihat danau tempe di daerah wajo, huhu ternyata disini ada bermukim kakak kelasku dulu di kampus UII namanya mbak Andi Widya (but saat itu belum tau kalo dia tinggal disitu). perjalanan di lanjutkan dengan jalan yang terkoyak2 alias rusak parah dimana kalo teman2 sekalian nyemplungin bibit lele disitu insyaAlloh 3 bulan kemudian dapat dipanen ( excuse me for lebay hehehe).

Pukul 20.00 sampailah kami didaerah suli Belopa, 60 Kilometer diselatan kota Palopo untuk menjemut bung Qadri… karena sudah lelah akhirnya mampir hotel buat istirahat… tapi ini hotel apa peternakan walangsangit? hehe soalnnyabanyak banget walangsangitnya….

keesokan harinya mampir dulu kesalah satu penyulingan di daerah suli punyanya pak Jack, wah jalannya lebih mantab lagi, kalo ujan dijamin akan menginap berhari2 di penyulingan heheehe jam 1 siang meluncur menuju tenggara, namun sebleumnya mampir di palopo buat makan, kami makan di warung makan namanya Paraikatte yang dalam bahasa Indonesianya berarti diantara kita atau hanya untuk kita2, buset bandengnya guede guede beda sama bandeng di jawa terus porsi teh anget juga gila gelasnya gede banget, kenyang bener…. setelah selesai makan kita meluncur menuju malili dan selanjutnya berhenti di perbatasan namanya Tolala kurang lebih jam 8 malam mampir di rumah makan andini buat makan ikan kakap merah (malam itu tinggal itu menunya) selesai makan melanjutkan perjalanan melewati “SELANGKANGANYA SULAWESI” karena belum tau jalan, gua nanya terus sama om ammir yang lagi gantiin the transporter , “berapa jauh lagi om?”, om amir jawab ” yah 10 Kilo lagi”, wah senang hatiku sudah dekat ternyata, namun 2 jam berikutnya,  “kok gak sampe2 om?” lalu dia jawab lagi ya “10 Kilo lagi”… hahaha anjrit gua dikerjain akhirnya dia dapet julukan 10 kilo…

Jam 1 malam sampai didaerah lapai’ di pinggir jalan menemui seorang penyuling yang sudah melakukan kontrak dengan salah seorang pengusaha di jawabarat, liat2 disana disini aku dikira keturunan tiong hoa hehehe.

Akhirnya jam 2 malam sampai di tempat tujuan yaitu di kecamatan Katoi dekat dengan pelabuhan tobaku, begitu sampai solat langsung tidur…

Keesokan paginya saya mengunjungi beberapa penyuling di daerah Kolaka Utara, ini kabupaten baru loh, ibukotanya lasusua… jarak antara Katoi dan Lasusua kurang lebih 15 Km, di sisi satunya perbukitan cengkeh mulai dari perbatasan sulsel hingga daerah kolaka sana, dan di sisi satunya hamparan pantai sultra yang menghampar indah di kejauhan… ada satu penyulingan yang sebenernya pingin banget tinggal disitu, yatu penyulingan milik bapak Hamzah dimana diantara rimbunnya daun cengkeh, penyulingannya lngsung menghadap laut, dan disana aku sempat lihat sunset..

@ Penyulingan pak hamzah.. dibelakangnya adalah laut yang membentang

keindahan alam Kolaka Utara tidak dibarengi dengan adanya fasilitas (sayangnya) karena disni susah banget cari warung makan, di satu kecamatan tempatku tinggal cuman ada 1 warung makan hhuhu dan itu mahal banget, teh anget gelas kecil aja goceng….tapi menu lele nya coy guedhe bener, kalo di jogja embahnya lele… selai itu angkot sehari cuman sekali.

Kolaka Utara minyak atsirinya sedang berkembang terutama nilamnya, tadinya warga disini petani kakao namun saat iini mengeluh karenahasil panen kurang memuaskan. setelah beranjak menanam nilam, para petani sekarang sudah bisa bangkit lagi, namun sekali lagi masih sangat kurang edukasi tentang pengelolaan paska panen… agendanya memang pengedukasian disini sambil jalan2. Saat saya ke Kolut, penyulingan baru ada 8 penyuling (sekarang kabarnya lebih dari 15 penyulingan) perkembangan yang sungguh luar biasa.

Minyak nilam yang dihasilkan diwilayah ini kurang lebih rendemennya 2.5 sampai 3%, penyulingan menggunakan sistem kukus, namun rata2 bilangan asamnya cukup tinggi sehingga kualitas minyaknya agak sulit di olah untuk industri (para exporter agak kurang suka dengan bilangan asam tinggi), kandungan patchouli alcoholnya beragam dari 28 sampai 34.

3 hari di Kolut akhirnya saya pulang ke Makassar lewat jalur darat lagi dan sesampainya di Makassar ingin segera ketemu Jogja… kuangen…

 

Oh iya nantikan tour de sulawesi Part Sulbar dan Sulteng edisi mendatang

 


ceplok piring oil

Tanaman ceplok piring atau nama latinnya Gardenia jasminoides atau bisa disebut juga Gardenia augusta merupakan bunga yang memiliki aroma yang khas dan tumbuh di daerah tropis. asal muasalnya diperkirakan dari Asia dan banyak tumbuh di Indonesia, Vietnam, China selatan, Formosa(salah satu propinsi di taiwan), jepang sama india.

kembang ceplok piring

Scientific classification
Kingdom           :     Plantae
(unranked)       : Angiosperms
(unranked)       : Eudicots
(unranked)       : Asterids
Order                  : Gentianales
Family                : Rubiaceae
Genus                  :  Gardenia
Species                :    G. jasminoides

tanaman ini memerlukan kelembaban tinggi untuk mengembangakan bunganya. berbunga saat musim panas. ekstrak menggunakan PE (petroleum eter atau wash bensin), proses penyulingannya hampir sama dengan proses minyak bunga yang lainnya rendemennya 0.07% berat jenisnya 1.009 lebih berat dari air, dan putaran optiknya positif +1.47.

yang menyebabkan nama belakang  jasminoides adalah senyawa marker nya yang identik yaitu benzyl acetate. selain itu kandungan kimia lainnya antara lain : stryroyl acetat, linalol, linalyl acetate, terpeneneol, methyl anthranilate, Jasmine lactone, gamma-decalactone, ocimene dan asam tiglik.

berbeda dengan mawar dan melati yang dapat digunakan dalam komponen makanan atau minuman, minyak ceplok piring ini memiliki sifat toxic sehingga kurang aman atau tidak disarankan.

efeknya menenangkan dan harganya lebih mahal daripada mawar damascena, alasan lebih mahalnya karena memang cukup sulit untuk mendapatkan materialnya karena merupakan tanaman semusim.

salah satu produsen minyak ceplok piring a.k.a gardenia oil

Indonesia berpotensi untuk mengembangkan minyak jenis ini, namun sekali lagi memang kita (orang Indonesia) atau lebih tepatnya penyuling INdonesia menghadapi persaingan pasar luar negeri khususnya china dan India.


Korelasi Lebaran dan Meningkatnya Penyakit Asam Urat

sebelumnya minal aidzin wak faidzin mohon maaf lahir dan bathin semoga amal ibadah kita selama bulan ramadhan diterima disisinya….

met iedul fitri 1431 H

kali ini, saya mau menulis tentang hal yang mungkin tidak di fikirkan oleh teman – teman sekalian… Lebaran merupakan momen dimana kita saling mengunjungi sanak saudara dan handai taulan kita setelah satu bulan lamanya kita dibakar dalam bulan ramadhan… tradisi silaturahmi dan mudik saat lebaran memang sangat dinantikan apa lagi bagi umat muslim.  Pada saat silaturami inilah banyak makanan dihidangkan. menu utama yang paling sering dijumpai terutama didaerah jawa tengah adalah kacang bawang, emping, opor ayam, ketupat dan daging2an lainnya. intinya menu utama pada saat lebaran memicu serangan asam urat.

Jadi ketika waktu lebaran saya berpendapat bahwa penderita asam urat meningkat dibandingkan dengan hari – hari biasa.

tahukah apa itu asam urat????  Penyakit asam urat merupakan penyakit yang menyebabkan rasa nyeri pada persendian. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya kadar purin dalam tubuh yang selanjutnya mengalami penumpukan di persendian.

Makanan yang harus dikurangi:

  • Ikan, daging kambing, daging ayam, daging sapi,
  • Tempe, emping, kacang, oncom,
  • Brokoli, bayam, kangkung, kol dan tauge.

Sedangkan makanan yang harus dihindari atau bisa juga dikurangi jumlahnya, yaitu :

  • Minuman fermentasi dan mengandung alkohol seperti bir, wiski, anggur, tape, dan tuak.
  • Jangan sentuh sama sekali yang namanya makanan laut udang, remis, tiram, kepiting,
  • Berbagai jenis makanan kaleng seperti sarden, kornet sapi
  • Berbagai jeroan seperti hati, ginjal, jantung, otak, paru, limpa, usus,
  • Buah-buahan tertentu seperti durian, alpokat dan es kelapa

Untuk itu bagi temen – temen kemarin yang merasa sendi2nya pada sakit mungkin kebanyakan purin dan menderita asam urat… jadi yang udah berumur saran saya jauhi makanan diatas minimal dikurangi… oke…


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.